News Update :
.

Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Menyalip dan Menanjak

Sunday, March 10, 2013


Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Menyalip dan Menanjak

Ada beberapa trik yang dapat diterapkan pada pengoperasian mobil matik agar berkendara menjadi lebih aman, khususnya cara mengemudi mobil matic dalam kondisi menyalip dan menanjak. Walaupun mengemudikan mobil matik itu memang lebih mudah dibandingkan mobil manual karena pengemudi tak perlu lagi menekan pedal kopling dan memindahkan tuas transmisi, namun tetap diperlukan tingkat kewaspadaan dan pembiasaan diri dalam mengoperasikannya dengan berbagai kondisi serta situasi di jalan.

Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Menyalip
Pada saat kondisi ketika ingin menyalip, maka dibutuhkan kecepatan yang lebih tinggi dari kendaraan yang berada diposisi depan. Yaitu dengan menginjak penuh pedal gas (Kick down) sehingga transmisi secara otomatis akan berpindah kepada gigi yang lebih rendah dan akibat akselerasi ini kendaraan akan mendapat dorongan untuk menyalip kendaraan yang berada didepan.

Pada posisi kendaraan telah berhasil menyalip, tekanan pada pedal gas coba untuk dikendurkan agar secara otomatis transmisi akan memindahkan gigi ke tingkat yang lebih tinggi. Hal ini ditandai dengan munculnya dorongan kecil.

Selain cara diatas untuk mendapatkan akselerasi dalam menyalip, kita dapat mengoperasikan tuas transmisi secara manual. Karena meskipun telah menginjak penuh pedal gas (Kick down), terkadang transmisi tidak berpindah ke gigi yang lebih rendah.

Cara manual yang dapat kita lakukan adalah dengan memindahkan tuas dari posisi D ke posisi 3 atau 2, atau dengan mematikan overdrive (ditandai dengan menyalanya indikator “O/D OFF”). Besarnya tekanan pada pedal gas, disesuaikan dengan seberapa cepat akselerasi yang diinginkan. Sehingga tidak harus menekan penuh pedal gas.

Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Jalan Menanjak
Pada saat kondisi jalan menanjak kita dapat melakukan akselerasi seperti yang dilakukan cara mengemudi mobil matic dalam kondisi menyalip. Intinya adalah kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar untuk dapat menanjak.

Dengan kecepatan yang lebih tinggi kita dapat memanfaatkan momentum untuk memperoleh dorongan saat memasuki mulut tanjakan. Pada akselerasi ini tentunya kita membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi dengan memantau kondisi permukaan jalan dan kondisi sekitarnya, karena dengan kecepatan lebih tinggi pastinya risiko juga meningkat.

Pada cara manual coba atur putaran mesin tidak terlalu tinggi yaitu sekitar 3.000 rpm agar torsi mesin yang dibutuhkan tetap terjaga. Lihat posisi gigi pada penel instrumen, pindahkan tuas transmisi secara bertahap dari D ke 3, 2, hingga 1 atau L untuk tanjakan terjal.

Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Jalan Menurun
Selain Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Jalan Menanjak, kita pun perlu mengetahui sedikit Cara Mengemudi Mobil Matic Dalam Kondisi Jalan Menurun. Pada saat kondisi ini kita perlu merasakan apabila kendaraan meluncur dengan cepat, segara pindahkan tuas transmisi dari D ke 2 dan jika turunannya curam pindahkan lagi tuas ke posisi L untuk mendapatkan efek engine break kemudian bantu dengan menginjak pedal rem.

Pada unumnya mobil matic minim engine break, tidak seperti pada kendaraan bertransmisi manual. untuk itu coba matikan fitur O/D (overdrive), ketika tombol ini ditekan yang ditandai dengan indikator O/D OFF menyala maka jarum petunjuk RPM akan bergerak naik / lebih tinggi. Fitur O/D ini juga selain dapat dipakai untuk memperoleh efek engine break juga dapat mambantu untuk tipe mengemudi yang agresif.

Kenyamanan dalam mengendarai mobil bertransmisi matic atau mobil bertransmisi manual adalah kembali kepada kebutuhan si pengendara itu sendiri. Dari sisi ini diperlukan pemahaman dan pengetahuan mengenai kelebihan dan kekurangan dari mobil matic dan mobil manual.

Source : Google & Various

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright GugelingCom 2010 -2011 | Powered by Blogger.com.